Translator

Selasa, 14 Februari 2012

Valentine's Day

Heh ... !!  hari ini kan Valentine's Day, terdengar dari arah samping saya suara dari salah satu teman saya berbicara dengan sedikit berteriak.
Terus ... ??  saya balik bertanya. Memangnya kita gak akan ngerayaan nih ?? balasnya. Merayakan  ?  mata dan jidat saya langsung berkerut   ......... # halah opo iki , aku ora  ngertos #

Karena penasaran apa sih sebenarnya Valentine's Day tersebut , akhirnya saya memutuskan untuk bertanya pada Om Wikipedia, beruntung si om lagi santai dan dengan penuh kesabarannya mencoba segamblang mungkin mengungkapkan sejarah Valentine' s Day tersebut pada saya.

Ini dia penjelasan dari si om Wikipedia tentang "Hari Kasih Sayang" itu,

Yuk kita baca bareng .......

Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine's Day) atau disebut juga Hari Kasih Sayang, pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.
Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu miliar kartu valentine dikirimkan per tahun.[1] Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.
Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.
Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya Valentine itu merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.
Di Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik "Happy Valentine's", yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka, ataupun, teman pria kepada teman prianya dan teman wanita kepada teman wanitanya.

Nah itu sedikit penjelasan dari om Wikipedia , sebenarnya Ia menjelaskan lebih banyak lagi dari itu, cuma cukup segitu dulu aja ya saya membaginya buat sahabat,soalnya saya tau sahabat semua kenal kan sama si om Wikipedia, dan sahabat  bisa bertanya langsung pada nara sumber-nya ketimbang dari orang ke-sekian seperti saya ini . 
Benar tidak sahabat ? (sepertinya tidak perlu jawaban nih).


Ya Sudah , saya akhiri dulu tulisan saya ini.

Salam

Kamis, 09 Februari 2012

Pertanyaan Seorang Teman


Seorang teman, laki-laki muda dan masih single bertanya pada saya  , "Apa sih yang dicari seorang perempuan dari seorang laki-laki ?" tanyanya, saya terkaget-kaget dengan pertanyaan yang tak terduga tersebut. Saya diam. Merenung. Tak bisa menjawab. 

Pertanyaan diatas tersebut, sungguh membuat saya terusik dan bertanya-tanya pada diri sendiri -- " iya, apa yang sebenarnya yang dicari ? " --  beri saya waktu untuk menjawab,  balas saya.

Seharian setelah saya mendapatkan pertanyaan itu, saya masih belum bisa mendapatkan jawabannya. Pertanyaan ini sempat saya coba lontarkan pada seorang teman perempuan , dengan nada bercanda teman saya menjawab " yang dicari eemmm ... ya itu yang tidak ada pada perempuan ", jawabnya santai. Maksudnya ?? tanya saya  dengan sedikit penasaran. Teman saya menjawab, lah kalau hidung ,mulut dan yang lainnya kan sama punya, nah yang tidak punya di perempuan itu apa ?? katanya balik bertanya dengan wajah cengengesan. Haahh !! saya terbelalak kemudian ikut tertawa (maaf tidak bermaksud pornografi) .

Sahabat, mungkin ini sebuah pertanyaan "sederhana", tapi cukup sulit bagi saya untuk menjawabnya.

Jika sahabat punya jawabannya, please .... beri saya pencerahan sehingga saya bisa membaginya pada teman laki-laki saya tersebut. 

Jawaban semua sahabat, sungguh saya tunggu.

Terimakasih.







Selasa, 07 Februari 2012

Happy Birthday


Hari ini adalah hari lahir saya dan juga hari jadi pernikahan saya dan suami.
Sekedar untuk memperingatinya dan mengenang kembali perjalanan hidup saya dan keluarga kecil kami, saya ingin mengucapkan "Selamat" buat diri saya  sendiri yang berulang tahun ke ... (walaaah malu ah wes tuwe) , dan tentu buat pernikahan kami, yang baru berumur seumur jagung ini ( Sssst memasuki tahun ke-5 loh, yang dulu dilangsungkan di Jakarta pada hari Rabu tanggal 07-02-2007), jadi ijinkanlah saya mengucapkannya untuk saya pribadi & keluarga kecil kami.

Happy Birthday to my self
   &
Happy Wedding Anniversary to Us  
(me and my hubby of course hehehe)

Terimakasih kepada Allah  my Lord, yang telah memberikan : usia, kesehatan,  dan satu keluarga kecil yang bahagia. Terimakasih juga buat suami tercinta yang begitu setia dan sabar terhadap saya. Terimakasih buat anak kami tercinta  yang telah memberikan kebahagiaan didalam keluarga kecil kami bahkan seluruh keluarga besar kami. Terimakasih buat keluarga besar saya yang telah dengan setia mendukung keluarga kecil kami.

Terimakasih ya Allah, Engkau sudah memberikan kepada saya "satu keluarga kecil yang bahagia", meski mungkin secara materi  kami belum cukup mapan, tetapi kami cukup merasa BAHAGIA (bukan bermaksud menghibur diri loh .... hehehe).

Dan disini saya ingin menampilkan  foto keluarga kecil kami.
Ini dia foto keluarga kecil kami (tapi maaf ya ... fotonya yang ada di PC cuma ada satu ini saja)

Ya, itu sedikit ungkapan terimakasih saya. Semoga saya dan keluarga selalu dalam keadaan baik, bahagia & sejahtera. Amin.

Ini cerita saya, bagaimana dengan teman-teman ???

Rabu, 01 Februari 2012

Ayo menulis



KONTES CERITA UNIK BELANJA http://bloggerpemula.com/871/kontes-cerita-unik-belanja, mata saya tertumpu pada tulisan ini, senang betul saya membacanya, bahkan mata saya cukup berbinar-binar membacanya, emmm tampaknya mata saya ini "tertarik" dengan isi tulisan ini, tapi belum selesai membaca semua tulisan ini, tampak raut wajah saya jadi berubah sedikit berkerut  dengan mata menyipit -  jadi enggak enak 'ni muka dilihat  - asem -  hehehe ....  ya, wajah saya jadi terlihat kecut setelah membaca "syarat" yang harus dipenuhi oleh peserta, bahkan itu adalah syarat nomor satu loh, ini dia  isi syaratnya  :

1. "Blog kawan-kawan sudah memiliki artikel sebelumnya minimal 25 artikel jadi bukan blog dadakan hee hee Kontes Cerita Unik Belanja 

Waduh .... ini toh yang membuat wajah "manis" saya jadi berubah "asem"  (hehe maaf saya memuji diri sendiri dengan kata "manis", habis air laut siapa lagi yang "menggarami"), padahal asli loh ... tuh muka lagi gak pakai masker asem hehehe.

Syarat diatas seakan menyadarkan saya akan betapa sedikitnya "artikel" yang ada di blog saya. Kecewa itu pasti dan itu mungkin kata yang tepat untuk mewakili raut wajah saya yang asem saat itu. Gambarannya kira-kira seperti ini wajah asem saya saat itu.


Tapi apakah itu salah  sang penyelenggara, ?  - oh no -  tentu bukan teman-teman, syarat ini justru menyadarkan saya akan ketidak seriusannya saya dalam mengelola blog saya, blog yang awalnya dibuat dengan "semangat" yang luar biasa itu. Semangat yang awalnya ditularkan oleh bapak Isa Alamsyah http://www.facebook.com/?ref=tn_tnmn#!/komunitasbisa , tapi sayang disayang "semangat"  itu malah terkalahkan oleh berbagai macam alasan yang yang dibuat. No Excuse Mom !!!.

Maka, saya sangat berterimakasih pada penyelenggara "KONTES CERITA UNIK BELANJA" karena dari situ saya sadar, bahwa saya harus mulai produktif menulis, meski tulisan saya tidak sebagus tulisan orang lain, tapi setidaknya saya sudah mulai menulis menulis dan menulis.


Note : Hai aku ... hayu-lah menulis.

 

Senin, 30 Januari 2012

Rejeki sama dengan keajaiban


Dengan penuh semangat saya membuka internet untuk mengecek gaji saya, sudah tanggal segini pikir saya pastilah gaji sudah masuk rekening, maklum saja tanggal sudah memasuki tanggal 27, sebuah tanggal yang menandakan tanggal tua alias tanggal cekak ... have no money ..... sudah gak tahan menunggu transferan gaji, ibarat orang hamil sudah sembilan bulan dan sedang mules-mulesnya menunggu kelahiran si jabang bayi !!

Dengan penuh keyakinan saya mengisi data yang diperlukan untuk membuka account rekening saya, ini dia data yang harus saya isi :

Silakan memasukkan USER ID Anda
Please enter Your USER ID    : saya isi bla bla bla
Silakan memasukkan PIN Internet Banking Anda
Please enter Your Internet Banking PIN : saya isi bla bla bla


Langkah selanjutnya saya membuka informasi rekening dilanjut informasi saldo, dengan terkejut saya melihat dengan jelas nilai rupiah yang ada di saldo saya, jumlahnya hanya jumlah terendah dari batas uang yang harus disisakan di bank, saya mengeryitkan dahi, benar jumlah uang tidak berubah tetap cuma segitu (hah, emang dengan mengernyitkan dahi uang jadi berubah !!).



Kecewa. ya itu perasaan yang mendera saya saat itu. Haduh uang tak punya ,rekeningpun nyaris collapse. Kekurangnyamanan segera menghampiri saya, otak saya berfikir jalan satu-satunya untuk mencukupi satu minggu kedepan adalah bongkar celengan anak saya (hahaha ... jadi malu, maaf ya nak itu juga kan uangya mommy yang ditabung), besarnya jumlah uang celengan itu lumayanlah karena seingat saya jika saya menyuruh "nyelengin" pada buah hati saya rupiah lima puluh ribuanlah yang dicelengin, dan acara tabung menabung itu cukup sering frekwensinya.

Sepertinya cuma itu jalan yang tepat ,daripada harus menghutang uang sama teman atau kepada kasir di kantor - gak ah - bukan karena gengsi tapi memang bukan kebiasaan saya untuk berhutang (kecuali kepepet kali ya hehehe).

Esok harinya, saya masuk kerja seperti biasa. Gaji jangan tanya belum masuk rekening juga, uang celengan masih utuh belum dibongkar. Masih aman. Hari itu ada salah satu teman dari devisi marketing mampir ke kantor kami, tiba-tiba Ia menghampiri saya dan dengan tanpa  diduga sedikitpun juga sang teman menyodorkan sejumlah uang berwarna merah kepada saya, sontak saya kaget buat apa mba ? tanya saya ragu, ya buat kamu jawabnya singkat, Uang apa nih mba ? masih dengan mimik tak percaya saya bertanya lagi, itu buat kamu eemm saya dapet tender kemarin dan saya ingin berbagi saja sama kamu.  Wouw ... saya terkejut !.

Rasanya ini seperti sebuah keajaiban saja.   Keajaiban itu datangnya tidak pernah diduga tetapi selalu tepat waktu.

Menurut saya "Rejeki itu sama dengan Keajaiban"
Terimakasih ya Allah ... my Lord.





Kamis, 26 Januari 2012

Resolusi



Katanya suka baca, tapi kenapa sekarang tidak menyediakan waktu khusus untuk membaca "buku",  jadi mulai saat ini : Sediakan waktu khusus untuk baca "buku" minimal 1 jam, bukan hanya surfing di "internet" saja atau cuma menghabiskan waktu untuk nonton televisi.


Katanya suka menulis, tapi kenapa tidak dibuktikan untuk produktif menulis, meskipun hanya menulis "satu" kejadian "kecil" dalam hidup, kan menulis tidak perlu harus menulis sesuatu yang "wah" atau menulis sesuatu yang "special" (inikan bukan nasi goreng special pake telor hehehe) , jadi mulai saat ini : Sediakan waktu untuk menulis minimal "satu tulisan" dalam satu minggu , pokoknya jangan hanya membiarkan "ide" menguap begitu saja dari otak.


Intinya yang namanya "lazy" itu harus dibuang .... buang .... buang ... titik.


Itu dulu resolusi yang harus saya buat, dan semoga saya konsisten menjalankannya. Amin


Note : ini komplain diri saya PADA diri saya sendiri.

Kamis, 10 November 2011

Dear Pahlawanku : Teruntuk Pak Isa Alamsyah

Jakarta, 10 Nopember 2011

Kepada Yth : Pak Isa Alamsyah


Salam hangat,

Pak, hari itu saya mendadak membuat satu akun blogger. Bapak tau tidak, saya awam tentang dunia maya, intinya saya gagap tehnologi alias "gaptek". Saya juga sebenarnya tidak mengerti sama sekali tentang dunia tulis-menulis, terlebih menulis di sebuah blog. Sehari sebelumnya, saya baru membaca satu tulisan bapak di group "Komunitas Bisa" yang berjudul "Haji 28 Kali".  Dari tulisan bapak itulah yang mendorong saya, untuk membuat satu blog, sebuah blog yang mungkin bisa menyalurkan pikiran-pikiran saya atau curahan hati saya atau mungkin pengalaman hidup saya.

Pak, tulisan bapak itu sungguh luar biasa, memotivasi saya untuk mulai menulis.. Percaya atau tidak, hati dan jiwa saya bergetar saat saya selesai membaca tulisan bapak. Otak saya dipenuhi keinginan menulis, jiwa saya sangat bersemangat pada saat itu. Saya baru sadar,  ternyata sebuah tulisan bisa sangat berpengaruh pada jiwa-jiwa pembacanya. Saya seperti menemukan pintu keluar dari kegelapan, yang membelenggu saya selama ini.
Saya ibarat sebuah rumah yang tertutup rapat, dan kini memiliki pintu yang baru bisa terbuka. Pintu yang bisa membawa saya melihat dunia atau bahkan mengubah dunia.

"Buatlah minimal satu buku dalam hidup" itu adalah motivasi yang telah bapak tularkan pada saya. Saya sadar, saya bukanlah seorang penulis, yang mungkin  bagi seorang penulis "menulis" satu  buah buku mungkin bukanlah pekerjaan sulit, tapi bagi saya ini adalah suatu pekerjaan rumah yang panjang, ya pekerjaan rumah yang entah kapan bisa saya selesaikan. Satu hal yang bisa saya kerjakan adalah hanya memulainya dengan menulis di blog, mungkin kelak jika saya telah mumpuni dalam menulis saya bisa membuat buku. Insya Allah.

Pak Isa Alamsyah yang saya kagumi, terimakasih bapak telah menjadi Pahlawan di hati saya, bapak telah melepaskan saya dari belenggu ketidak berani dalam menulis atau ketidak beranian dalam mengungkapakan pikiran-pikiran saya, sebab karena bapaklah saya bisa terbebas dari keterbelengguan. Mungkin "satu buku" dalam hidup adalah pekerjaan rumah yang  harus diselesaika, agar kelak saya bisa "hidup abadi" melalui buku tersebut. Seperti kata bapak, buku adalah warisan harta yang abadi, dan saya ingin bisa mewariskan harta abadi tersebut pada anak cucu saya kelak.

Bapak Isa Alamsyah yang terhormat, dibawah ini adalah tulisan bapak yang pernah bapak posting di "Komunitas Bisa", karena saya tidak ingin mengurangi atau menambahkan isi dari tulisan bapak tersebut, saya sertakan tulisan bapak tersebut disini, begini bapak menulis :


Isa Alamsyah 22 Oktober 2010 jam 16:45
 
Haji 28 kali

Saya mengenal seorang pembimbing Haji yang sangat bijak.
Usianya baru 50 tahunan tapi sudah pergi haji sebanyak 28 kali.
Tidak salah dengar? Tidak ini benar, bahkan kalau ditambah umrah mungkin sudah 50 sampai 70 kali bolak balik ke tanah suci, karena dalam setahun bisa dua atau tiga kali ke tanah suci jika dihitung dengan umrah.
Bisakah Anda bayangkan betapa banyak pengalaman yang sudah dilaluinya.
Betapa banyak hal bisa kita tanyakan dan kita pelajari darinya.
Saya pun sering memanfaatkan waktu untuk bertanya jika kebetulan bertemu dengannya.
Tapi sayang, jika Anda punya list pertanyaan kini dia tidak bisa menjawabnya.
Kenapa? Beberapa bulan lalu ia telah pergi menghadap-NYa.
Ketika melayat saya merasa sedih, bukan saja karena kehilangan dia,
bukan saja karena Indonesia kehilangan salah satu ulama besar,
tapi lebih dari itu, hampir semua ilmu, pengalaman dan pengetahuannya ikut hilang terkubur.
Kenapa?
Karena ia tidak menulis. Tidak ada pikiran dan ucapannya yang dibukukan.
Menulis membuat kita abadi , membuat kita tetap hidup sekalipun kita telah dikuburkan.
Saya sebenarnya sudah menyiapkan ia untuk menjadi narasumber buku guide praktis haji yang sedang kita susun akan tetapi sayang, Allah sudah memanggilnya.
Saya percaya ada ilmu yang tersisa, ada pelajaran yang disampaikan ke anak dan murid-muridnya, tapi jika tertulis maka tidak ada degradasi ilmu karena semua berasal langsung dari sumbernya.

Bagaimana dengan Anda?
Anda mungkin orang tua yang sukses mengubah anak bandel menjadi alim.
Anda mungkin guru yang sukses membuat murid rusuh menjadi pemimpin.
Anda mungkin pegawai yang sukses berkarir dari bawah.
Mungkin Anda menjadi kaya walaupun dari keluarga miskin dan berjuang keras untuk sukses?
Mungkin Anda adalah pahlawan hidup yang dicari banyak orang
Tapi semua itu hanya menjadi kabar angin, dan akan hilang perlahan jika Anda tidak menulis.
Semua akan terkubur dan mulai pudar sedikit lebih lama dari pudarnya tubuh kita dalam tubuh.
Apakah ingin dikenang?
Apakah Anda ingin hidup dalam keabadian ilmu.
Apakah sejarah Anda hanya ingin tertulis di batu nisan atau lebih dari itu?
Bukankah amal jariyah adalah amal yang tetap mengalir sekalipun kita meninggal. 
Dan menulis adalah satu satu ilmu yang terus mengalir.
Tulislah pengalaman Anda, buatlah buku, buatlah diri Anda abadi.
Jangan biarkan orang lain mengalami kesalahan yang sama dengan kita.
Beri petunjuk orang lain agar hidupnya lebih mudah.
Selama kebaikan yang Anda sebar, maka amal akan mengalir.
Buatlah setidaknya satu buku, selama Anda masih hidup!
Satu buku, minimal.
Hidup hanya sekali, satu buku bukan target yang berlebihan.

Semoga tulisan bapak ini, bisa menyebarkan energi positip dan menular kepada setiap yang membaca.
Terimakasih saya ucapkan, buat pahlawanku bapak Isa Alamsyah.

Salam dari saya,
Cha2




Postingan ini diikutsertakan dalam Kontes Dear Pahlawanku yang diselenggarakan oleh
Lozz, Iyha dan Puteri” 









                  

Senin, 07 November 2011

Utamakan yang Utama









"Shalat dulu" itu kalimat yang keluar dari mulut teman saya Anies Cavalera, ketika saya tanya jam berapa dia mulai memasak.
Gak nyambung  ???  nanti dulu ...........

Siang itu, saya dan beberapa teman (Anies,Anyi,Anita & Aan ... hehehe gak sadar kok namanya berawalan A semua) makan siang bersama di kantor. Saat itu, teman saya yang bernama Anies membawa beberapa jenis masakan. Kami berlima makan siang dengan lahap, sampai-sampai kami kekurangan nasi (waah ini sih pada "lapar" atau memang pada "rakus"  hehehe gak atu ah!).
Disela-seala kenikmatan makan siang inilah, keluar pertanyaan dari saya yang menanyakan "jam berapa sih dia mulai memasak ?", teman saya ini menjawab dengan penuh keyakinan , "gue masak setelah Shalat Dulu (Shalat subuh maksudnya), baru deh gue mulai melakukan aktifitas lainnya".










Sebuah jawaban yang tidak pernah saya duga sebelumnya.

Tadinya saya pikir, sambil menunggu datangnya adzan subuh dia memasak dulu, kemudian mandi dan baru shalat, ternyata perkiraan saya itu meleset.
Prinsip teman saya "pekerjaan akan menjadi lebih mudah dan cepat terselesaikan" jika dikerjakan setelah dia melakukan shalat terlebih dahulu, jika tidak menurutnya semua pekerjaan menjadi berantakan  ......   (setuju banget ***)

Saya jadi teringat dengan sebuah semboyan "Ora et Labora  .... Berdoa dan Bekerja", rasanya teman saya ini mempunyai prinsip yang sama dengan semboyan ini  (saya juga :D).
Disini saya seperti diingatkan Tuhan melalui teman saya ini, untuk lebih mengutamakan-Nya daripada melakukan hal-hal lainnya.
Sebuah pencerahan.
Ada keyakinan, jika kita mengutamakan Tuhan, Tuhan ada menjadi *garda kita.


Sebuah pelajaran berharga disela-sela makan siang.








* garda : Pengawal /Pelindung







Salam


























Kamis, 03 November 2011

Jangan Mudah Tertipu



Hari ini pokoknya saya pingin menulis, menulis apa saja yang terlintas di pikiran. Ide tidak ada tapi keinginan menulis ini cukup besar  .... hmmmm apa ya yang bisa saya tuangkan di sini ( still no idea - dizzzyy***).

Dari kemarin saya mulai getol lagi buka twitter , jarang sekali saya buka twitter alasan utamanya adalah karena saya kurang mengerti  cara ber-twitter ria seasik ber-pesbuk yang jadi maskot utama  saya ... hehehe.
Di twitter saya bertemu dengan my niece Mega Kristiani namanya, dia bercerita ada kejadian lucu di Fery's home, begini ceritanya : ada telpon ke rumah yang mengatakan Fery  kecelakaan dan si penelpon minta di transfer uang sebanyak Rp.8 juta untuk biaya Rumah Sakit, kontan seisi rumah  (saat itu yang ada  : ibu,ayah,tante-nya Fery) shock dan bersedih, dalam keadaan masih khawatir,takut & bingung akhirnya diputuskanlah ayahnya Fery pergi ke sekolah dimana Fery bersekolah untuk memastikan keberadaannya. Sampai disekolah setelah bertanya pada guru disekolah dan dipastikan tidak ada kejadian kecelakaan yang menimpa murid mereka dan murid-murid pun sudah pulang lima menit sebelum kedatangan ayahnya Fery, akhirnya dengan perasaan masih tak tenang pulanglah si ayah, sampai di rumah tidak ada satu orangpun yang tampak selain suara petikan gitar  dari arah atas rumah, setelah masuk si ayah celingukan sambil menghampiri arah datangnya suara gitar dan ternyata sang pemain gitar adalah Fery .Gubbraakk !!

Penipuan. Ya, itu adalah salah satu bentuk penipuan yang mengatasnamakan suatu institusi tertentu, dan masih banyak  lagi penipuan yang menggunakan institusi lainnya ,beruntung keluarga Fery belum mentransfer dana seperti yang diminta sang penipu.Kejadian seperti ini banyak terjadi di masyarakat, dengan dalih kecelakaan para penipu meminta si korban untuk mentrasfer sejumlah uang, ada banyak orang yang sudah tertipu dan uangnya habis digondol penipu.

Dari kasus diatas kita bisa melihat, bagaimana jika kita dalam kondisi : takut,khawatir,tertekan mudah sekali tertipu dan tak berdaya. Nalar kita mendadak mandek.
Hal seperti ini bisa saja terjadi pada siapa saja, bisa pada anda atau pada saya sendiri. Ya, siapapun juga bisa mengalaminya.Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana kita bisa menyikapi hal-hal seperti ini dengan nalar yang baik sehingga kita tidak mudah tertipu daya.

Yuk kita coba bahas, hal-hal apa saja yang harus kita lakukan jika terjadi pada diri kita, agar kita tidak terjebak dengan hal-hal yang tidak kita inginkan :

1. Pastikan dari siapa atau darimana asal telpon.
2. Cobalah bersikaplah tenang
3. Jangan mentrasfer sepeserpun juga uang yang diminta si penelpon
4. Hubungi via telpon orang yang dikabarkan terkena kecelakan tersebut
5. Jika orang yang dikabarkan terkena kecelakaan tidak bisa dihubungi, hubungi orang-orang yang kita anggap tau keberadaannya
6. Jika kita buntu tidak bisa mendapatkan kepastian keberadaannya, hubungi rumah sakit yang dikatakan si penelpon
7. Pastikah apakah ada nama korban kecelakaan atas nama keluarga kita
8. Jika memang ada jangan serta merta mentrasfer dana yang diminta si penelpon, tapi datangilah rumah sakit yang dimaksud
9. Pastikan apakah nama orang yang dimaksud adalah benar anggota keluarga kita
10. Tetaplah bersikap tenang dengan situasi apapun yang terjadi, sehingga tindakan yang kita lakukan tepat dan terkendali, nalar kita bisa bekerja dengan baik.


Ini mungkin hanyalah sedikit rambu-rambu bagi kita, sehingga kita tidak terjebak oleh tipu daya. Semoga tulisan ini bisa mengingatkan kita untuk lebih waspada dalam menghadapi situasi yang tak terduga. 


 Salam



Selasa, 03 Mei 2011

Keluargaku


Tiba-tiba saja aku teringat masa kecilku, yang kuhabiskan di kota Bandung. Aku berasal dari keluarga besar ya... benar-benar "Big Family", anggota keluarga kami seperti kesebelasan sepak bola saja, seluruhnya ada sebelas anak dan ditambah kedua orang tuaku menjadi tiga belas orang (hehehe ... coba bayangkan sejenak betapa ramainya rumah kami dengan jumlah anggota keluarga yang sebegitu banyak).

Aku anak kesepuluh dari sebelas bersaudara, yang tertua kakak laki-laki selebihnya perempuan dan satu adikku laki-laki, jadi kami diapit oleh dua orang laki-laki.
Ya, keluarga kami layaknya asrama putri dengan dua pengawal  ... hehehe.

Ayahku adalah seorang anggota Militer Angkatan Udara dengan pangkat Letda.
Ayahku tipe seorang pendiam,manut dan tidak banyak protes. Ia seorang yang sangat jujur dan baik hati, bahkan karena kepolosannya ada saja orang yang memanfaatkan kebaikannya, kalau sudah begitu biasanya kami anak-anaknya - maksudku kakak-kakakku - karena aku masih kecil saat itu akan ribut membahas kepolosan ayah kami yang kami anggap sebagai kebodohan. Sebenarnya mereka bukan tidak suka ayah berbuat baik pada orang lain, yang menjadi persoalan karena orang yang memanfaatkan ayah itu biasanya  sangat merugikan pihak ayah (baik bentuk materi & immateri) dan setelah itu merekapun tidak ada ucapan terimakasihnya, kalau ingat itu, aku juga ikut gemes deh sama kebaikan ayah. Tapi itulah ayahku, seorang jujur dan  penuh kasih.

Ibuku seorang ibu rumah tangga biasa yang luar biasa, karena beliau bisa mengurus keluarga besar kami dengan sangat baik (sungguh aku sangat kagum sama beliau hingga detik ini). Ibuku seorang tipikal tegas, bahkan ibu saat itu kami kategorikan ibu galak. Padahal sih kalau sekarang, aku baru mengerti dari semua maksud tindakan ibu, ibu menginginkan anaknya mandiri dalam hidup, thanks mom.

Anggota keluarga kami memiliki tempat lahir yang berbeda-beda  - sesuai ayah bertugas saat itu tentunya - ada yang lahir di Yogyakarta, Kalijati, Makasar,dan tentunya kota Bandunglah yang paling banyak - kota terakhir ayah bertugas - dan tentunya disitu juga aku lahir.

Hidup dan dibesarkan dengan dua orang yang memiliki karakter yang berbeda membuatku belajar mengenal perbedaan sifat dari mereka. Sifat tulus dan lemah lembut kudapat dari ayahku, sedangkan sifat tegas,cerdas & tajam dalam berfikir kudapat dari ibuku, sungguh dua sifat yang sangat bagus jika aku miliki semuanya itu.

Saat ini kedua orang tuaku sudah berpulang ke haribaan. Aku rindu kalian, ayah ibu. Semoga kami anak-anakmu bisa mengambil sisi baik dari kalian berdua. Amin



Salam,
eMDi



Rabu, 20 April 2011

" Penulis "


Waaah ingin banget saya jadi penulis ... ya saya pingin bisa menulis kemudian jadi penulis, tapi tampaknya menjadi penulis itu ga gampang ya bahkan cenderung sulit.
Kalau begini apa mungkin impian untuk jadi seorang penulis itu terwujud ?? (but ... hmmm  who knows ya hehe...?)

Saya pernah membaca sebuah tulisan seorang  penulis (maaf saya lupa nama penulis-nya), dia bercerita bahwa saat dia menulis artikel tersebut dia sedang berada disebuah restoran di pinggir pantai (wow ... betapa nikmatnya jadi penulis, bisa bekerja dimana saja tanpa harus dibatasi ruang dan waktu.... gile saya ngiri tenan rek!), asal tau saja dia bukan seorang lulusan dari sastra apa gitu ... tapi dia justru sarjana tehnik lulusan Institut Teknologi Bandung  .....(wah .. ternyata pekerjaan seseorang dikemudian hari kadang bisa melenceng jauh dari latar belakang pendidikannya loh ... hmm sebuah masukan bagus nih buat kita, jadi apapun latar belakang kita tidak menutup kemungkinan kita bisa jadi apa yang kita minati termasuk menjadi seorang penulis tentunya).

Membaca artikel si penulis ini sungguh membuat saya tambah "bersemangat" untuk belajar menulis, menurut beliau "bekerja sebagai penulis itu sangat menyenangkan dia bisa bekerja dimana saja,kapan saja dan menulis apa saja", kata beliau jika kita ingin mempertajam "tulisan" yang kita buat, kita dianjurkan untuk sering-sering membaca tulisan orang lain, perbanyaklah referensi even bahasannya sama dengan orang lain tetapi dengan tingkat referensi /pengetahuan yang berbeda yang dimiliki akan menghasilkan bobot tulisan yang berbeda (Note : saya menulis ini hanya berdasarkan daya ingat saya saja, jadi jika ada hal yang kurang sesuai dengan apa yang ditulis oleh sang penulis saya mohon maaf, dimana saya membaca tulisan beliau tersebut sudah cukup lama dan saya-pun sudah lupa kapan,dan dimana saya membaca tulisan tersebut, yang ada dalam memori saya hanya point yang dimaksud si penulis, maaf). 

Saya sangat interest dengan tulisan penulis ini, sayang saat itu saya tidak segera menyimpannya atau apalah untuk bisa membaca dan melihat kembali tulisan beliau tersebut (sayang sekali saya melupakan hal itu ..  waah menyesal sekali saya !)

Sepertinya saya harus mulai dengan langkah awal yaitu dengan memperbanyak membaca tulisan orang lain dan tentunya banyak menambah pengetahuan saya sehingga kelak jika saya menulis  sebuah "tulisan" meskipun orang lain menulis dengan bahasan yang sama pasti akan berbeda hasil akhirnya (ya ... semoga saja, harapan saya sih seperti itu ya hehe ...)


Note : Terimakasih banyak buat penulis yang telah banyak mengispirasi saya.



Salam
MyeMDi




SAYA SUKSES - THE SECRET

The Secret - Rhonda Byrne Datangnya lebih awal. Di luar dugaan. Semesta telah bekerja begitu cepat buat saya. Ini adalah pelajaran berharga ...