Translator

Kamis, 05 September 2013

Cerita di Balik Kantor Polisi


"Hidup itu laksana air yang mengalir mengikuti alirannya. Kadang Ia berjalan lurus, membelok dengan elok, atau kadang berbelok tajam dan menukik. Ya, laksana itulah hidup kita, kadang tenang, kadang menemui rintangan. Tetapi, biarkanlah hidup mengalir mengikuti alurnya."

                                                                    ***

Kamis, 29 Agustus 2013

Hallo

"Junk food selalu menghantuinya bahkan telah merasuki dirinya.Di saat Ia lapar, Ia malah bertemu dengannya.Sesuatu yang Ia benci sekaligus dicintainya.Rasa takutnya justru adalah kenikmatannya.Dilema!Dan rasanya, Ia akan mempertahankan keadaan ini entah sampai kapan."

                                  ***

Selasa, 30 Juli 2013

The Comment


"Semua diawali dari niat : Kalo 'gak shaangguup, shangguupiin! Kalo udah shangguup, sundul sayang, kecup manja... #muuaah, iris tipis, potong manis, shikaat miring!"

                                     
                                                                        ***

Selasa, 23 Juli 2013

Saved by The Bell



"Orang berlalu-lalang di sepanjang Orchard Road Singapore, dengan rupa kulit yang berwarna-warni. Aku duduk terpaku. Mataku tak berkedip. Takjub! Terpesona beragam etnis : India, China, Melayu, Bule dan Negro."

                                                                      ***

Kamis, 11 Juli 2013

Don't to Milk alias Ojo Kesusu


Cerpen : Fiksi


"Susu itu terasa sedikit asin di lidahku, tapi aku tak peduli. Glek glek glek ...! Aku menelannya penuh kehausan. Bagai kemarau panjang tak bersua hujan."

                                                             **

Jumat, 05 Juli 2013

Autodidak ? So what gitu Loh !



"Belajar itu gak harus diajarin. Belajar sendiri ... Autodidak. Kayak mba Dazz, ahli web."


Kata-kata ini diucapkan oleh Ari teman kerja saya sambil melirik dan tersenyum kearah

Selasa, 02 Juli 2013

Dering Telepon




Kring … kring … kring …. Kring …!!


Bunyi telepon itu terdengar lagi, rasanya sangat memekakkan telinga.  Saya mencoba untuk tidak peduli. Kepala saya terasa berat. Cape terasa. Mungkin cape hati juga.  

Rabu, 26 Juni 2013

[BeraniCerita #17] Don't Judge a Book by Its Cover



Sepi, itu yang dirasakan Roni siang itu. Mungkin hanya beberapa anak saja yang berseliweran di lorong kelas saat jam ketiga. 

"Kesempatan. Mumpung sepi."

Roni tersenyum sambil bersyukur dalam hati karena sepertinya suasana sedang berpihak padanya. Diambilnya sebuah kursi, lalu membuka sebuah jendela kelas 8-H yang sudah rusak

Sepi … membangunkan bulu kuduknya. Jarinya mencengkram amplop hasil sumbangan.


Tujuh hari yang lalu Roni si Ketua Rohis itu mengadakan penggalangan dana untuk di sumbangkan pada kaum Dhuafa. Tetapi dana tersebut setengahnya raib entah kemana. Tak seorangpun tau. Hanya terdengar desas-desus Ripto si Nakal itu yang jadi tertuduh.

Jumat, 21 Juni 2013

"Di buang ... sayang!"



Tertipu



“Sayang ... tolong belikan pulsa lima puluh ribu ke nomor baru ini, nomor lama gak bisa

Selasa, 18 Juni 2013

[BeraniCerita #16] Ketika Hari Berganti



 “Jika kau membaca ini, aku tak tau, apakah kau telah berubah?” tulis si Ibu penuh harap.

Ku pandangi wajah tua tak berdaya itu, tersirat kesedihan yang dalam. Kecantikan masa mudanya masih terpancar jelas. Dan pantasnya, Ia berasal dari keturunan keluarga kaya. Tetapi yang aku tau, Ia hanya tinggal di rumah ukuran 21/60 m2 ini, sedangkan rumahnya bersama mantan suaminya yang kaya raya itu, Ia tinggalkan sejak sang Suami mengawini perempuan lain.

Kamis, 13 Juni 2013

Lelaki Separuh Baya



Cerpen - Fiksi


Lelaki  separuh baya itu, kembali mendatangiku di pagi buta nan dingin.

Seperti pagi-pagi sebelumnya, ia sudah terbangun paling pagi, disaat seluruh keluarga – istri dan anak-anaknya – masih tertidur pulas. Aku tau, ia akan segera mendatangi kamarku yang letaknya ada di belakang rumah mereka, terpisah dari rumah utama. Dari langkah kakinya yang terdengar berjalan di seret itu, terdengar ia menghampiriku, membuka pintu kamarku pelan-pelan, memandangku penuh sayang, dan segera matanya akan menangkap tubuhku yang masih meringkuk kedinginan, kemudian ia memeluk tubuhku erat, mencium dan mengendus sekejap kepalaku, dan segera saja kehangatanpun merasuki tubuhku meski kantuk masih mengelayut. “Wes isuk saiki, yo tangi ”, ujarnya terdengar parau membangunkanku dengan “caranya” itu di setiap pagi buta.

SAYA SUKSES - THE SECRET

The Secret - Rhonda Byrne Datangnya lebih awal. Di luar dugaan. Semesta telah bekerja begitu cepat buat saya. Ini adalah pelajaran berharga ...