Translator

Senin, 14 Maret 2011

Ketertekanan menimbulkan Keberanian

Keinginan untuk mati itu ternyata sempat juga menghampiriku ... duuuhh Gusti maafkan hambamu ini.
Ketika sebuah persoalan begitu "MENGUASAI" diri kita dan kita tidak bisa "MENGENDALIKAN-nya" sungguh sebuah keberanian memilih mati itu bisa lebih "BERKUASA" dibandingkan menghadapi persoalannya yang belum tentu akan seberat yang dibayangkan.

Sebenarnya kata "BETTER I'M KILLING MY SELF" itu sebenarnya hanya lucu-lucuan saja kalau sedang ber-pesbuk- ria dengan teman-teman pesbuk di English forum, tapi ketika sebuah persoalan yang sebenarnya juga bukan kesalahan pribadi (bukan bermaksud meng-EXCUSE-diri) tapi kerja tim work tetap saja rasa bersalah yang terbesar ada padaku ... ya mungkin responsibility-nya ada padaku.

Aku bahagia karena mempunyai teman "REAL" yang senantiasa meng-supportku (thanks ya buat Anyi,Puput) dan beberapa teman pesbuk-ku yang kadang kujadikan "Tempat Sampah" untuk menampung segala keluh kesahku (thanks buat Nohara Sinosuke, John Kinami) buat support-support kalian yang sungguh menguatkan-ku.

Keberanian untuk mati itu tiba-tiba saja muncul dibenakku ketika aku merasa persoalannya begitu berat dan tidak ada jalan keluarnya, aku cuma bisa melihat celah kecil yang tidak bisa kulewati sama sekali .... dimanakah PINTU itu atau bahkan hanya JENDELA-pun jadi asal aku bisa KELUAR dari RUANG GELAP ini ... ataukah ini sebuah LABIRIN ?  Oh no .... aku tidak bisa menemukan jalan keluar dari labirin ini ... , My Lord help me ... !!!

Sebuah KEBERANIAN timbul karena masalah yang sangat MENEKAN ........................................... !!!!
Ternyata untuk mati itu mudah (ini kesimpulanku) setelah kutelaah semua yang terjadi, yang menjadi sulit justru orang-orang yang ditinggalkan tentunya dengan berbagai macam pertanyaan yang ada di benak mereka mengapa itu orang memilih mati padahal masih banyak cara untuk jalan keluarnya.

Rasanya punya pengalaman ini bagus juga setidaknya kita ambil segi positipnya saja .... !

Kesimpulannya adalah :
" Jika kita dalam kondisi TERTEKAN kadang kita malah BERANI mengambil suatu RESIKO "
Resiko baik atau buruk tergantung kita mau mengambil langkah apa dan resikonya bagaimana.

Semoga tulisan ini mengingatkan saya terutama dan kita semua untuk bisa melihat segi positip dari segala masalah.

Salam
MyeMDi

5 komentar:

  1. It's good miss...........!! is it really happened to u??? what problem that made u want to kill urself? n what's MyeMDi?? nice to read this article............ :)

    BalasHapus
  2. that's good :) big sis please take a look my blog if you want to. thanks http://isihatimanusiadansaya.blogspot.com/

    BalasHapus
  3. @ Huda : Thanks you become my first visitor on my blog ... it's nice. Yes, that's just my anger ... i wasn't afraid if i must died at the time but that's really bad have a bad thought.
    MyeMDi .. it taken from My: My blog, eMDi: Marchia Diandra .. hehe maybe i must change it, do you have an idea for it ?

    BalasHapus
  4. @ Bella : thanks Bella ..and i'll look your blog soon

    BalasHapus
  5. oooh!!! I'm glad to know that u could control ur anger well, so that u're still alive till now, n I can see u. hehehe
    no, u needn't change it. it was so great contraction I have ever known............. so, keep it. :)

    BalasHapus

Kunjungan anda adalah harapan bagi saya, tinggalkan jejak anda pada kolom komentar sebagai tanda harapan buat saya. Dan, semoga ini bukan harap-harap cemas :)
Dan diatas semua harapan, saya haturkan terimakasih atas kunjungannya :)

Youth Has No Age

Semangat Muda! Entah karena alasan apa, setiap saya pulang dari arah kebayoran lama ke arah Mayestik, tepatnya entah di sekitar ...