Translator

Rabu, 15 Februari 2012

Tan Malaka

Siapakah Tan Malaka itu ? pertanyaan itu datang lewat sebuah pesan singkat di telpon genggam saya, dari seorang teman  yang belakang ini kontinitas komunikasinya sedang intens dengan saya lewat pesan singkat. Otak saya langsung berusaha mencari jawaban atas pertanyaan tersebut, hasilnya nihil. Tidak mau tidak memberi jawaban, saya berusaha menangkap satu sinyal di otak saya yang memberi jawaban atas pertanyaan tersebut  Sultan Iskandar dari Makasar kah  ?! -  sinyal itu berkata, saya-pun segera meng-copas sinyal tersebut dengan menambahkan kata  " tahu namanya tapi detailnya siapa dia saya tidak tau "  dan pesan singkat itu-pun segera saya kirim.

Jawaban yang saya kirim itu ternyata tidak tepat (maksudnya salah) , bahkan Sultan Iskandar Muda itu bukan dari Makasar tapi dari Aceh, dan beliau juga bukan Tan Malaka. Sadar ternyata pengetahuan sejarah saya sangat miskin, saya-pun berusaha segera mencari tahu siapakah Tan Malaka tersebut. Tujuan pertama saya kemana lagi selain melancong ke negerinya mbah google.

Sepulang dari negerinya mbah google , saya mendapat oleh-oleh dari beliau sebundel " sejarah Tan Malaka " , dengan pesan di dalamnya - harap di baca ya cucuku -  (mbah tau, saya malas baca)
Sahabat, ini memang bukan tanggal 10 Nopember yang adalah hari Pahlawan atau tanggal 17 Agustus  yang adalah hari Kemerdekaan, tapi karena pertanyaan teman saya tersebut rasa Nasionalisme saya terusik dan rasa penasaran itu lumayan terbayarkan oleh oleh-oleh-nya mbah google. 

Dengan bekal pengetahuan dari mbah google itulah ,saya menjadi sedikit melek tentang  siapa Tan Malaka itu - seorang pemilik "IDE" berdirinya negeri ini  Indonesia  - dan masih banyak lagi cerita-cerita heroik  di balik namanya.

Saya akui bahwa pengetahuan sejarah saya sangat minus, saya merasa beruntung juga mendapatkan pertanyaan dari teman saya tersebut   - "  karena sedikit banyak membuat saya mencari tau  "  - 
 
Sahabat, bagaimana dengan anda ? apakah anda cukup tahu tentang sejarah para pahlawan kita ? tahu atau tidak yu berbagi dengan saya disini.

Salam


29 komentar:

  1. Walaupun sudah ujur, aku masih cukup kenal beberapa pahlawan nasional. Tan Malaka pun kebetulan punya bukunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kerenz dong mas, saya malah baru cari-cari bukunya

      Hapus
  2. Waduh, ane malah nggak tau darimana asalnya. Kalau namanya sih pernah denger. Dari sejarah juga he..he..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya itu kaya aku mas, pernah denger tapi gak tau jelasnya hehehe ...

      Hapus
  3. Tan Malaka adalah seorang pahlawan nasional yang memiliki nama besar.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah's Blog

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul mas, cuma sayang aku baru tahu kalau dia pemilik Ide berdirinya Indonesia jauh sebelum Soekarno Hatta . # Malu aku hehe #

      Hapus
  4. memutar otak,flash back ke jaman SD :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya rasa jaman SD kita cuma diperkenalkan dengan Tan Malaka yang adalah salah satu Pahlawan Nasional to, selebihnya tidak. #nelongso

      Hapus
  5. Saleum,
    Pengetahuan sejarahku lumayanlah mbak, walaupun tidak begitu pintar, akan tetapi lumayan jika diajak bicara ttg sejarah. hehehe... kalau guru saja gak menguasai sejarah, kan gak lucu tho...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi bila ada anak2 yang bertanya tentang sejarah sebuah daerah, jika gak bisa menjawabnya, malu hihihi...

      Hapus
    2. @ dmilano : Waaahh pak guru nih ?! bener banget dong kalau begitu, guru harus lebih pintar dari muridnya supaya gak dibodohi muridnya ....! Pokoknya kalau gurunya pintar murid-nya pasti pintar, tapi kalau gurunya B---h kasian muridnya ah ... hehe :D

      @ dee : hehe iya, memang kayaknya saya nih harus banyak lagi membaca buku-buku sejarah, biar gak tulalit ... hihi malu !

      Hapus
    3. yang muda yang terlupa dan melupakan bro

      Hapus
    4. Wah kalau kata bung Karno sih : JASMERAH Jangan Melupakan Sejarah , meski Soekarno sendirilah (Bangsa Indonesia) yang menembak mati Tan Malaka. Nah Loh ??

      Hapus
  6. Saya Excel Syah kak , Saya Ingen Punya Pemimpin Seperti Dia Dan Guru Seperti Dia . =Tan Malaka =
    Saya Bukan Pencinta Sejajarah Tapi Saya Tidak Mau , Melupakan Sejarah Banggsa Kita . Karena Tan Malaka Di Mata Orang2 Indonesia Sebagia Seorang Komunis . Kak Tau Kan Kenapa Komunisme Dilarang Di Negara Kita .

    Sekali Lagi Kak Saya Bukan Seorang Komunisme Atau Kapitalisme Tapi Saya Orang Indonesia , Yang Ingen Mencari Dan Mencari Yang ingen Saya Cari Tau .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha de Excel saya gak bilang kamu Komunis,kapitalis, atau apalah. Menurut saya , Tan Malaka itu malah bisa dikatakan "Bapak Republik Indonesia" jika saja Bangsa ini tidak MENGHILANGKAN beliau dari sejarah, sejak pembersihan faham-faham Komunis itu. Meskipun sebenarnya Tan Malaka sudah dijadikan Pahlawan Nasional sejak tahun 1963. Sayang saya tidak bisa menyimak riwayat hidupnya sejak SD,karena tidak diperkenalkan tentang sejarah ini.

      Hapus
  7. Sungguh disayangkan ya, kita sebagai generasi muda, terkadang gak tau ttg sejarah Negeri kita sendiri,,gak bilang kekamu karena aku juga gitu koq hehe..tapi alhamdulillah lah kita punya mbah google dijaman ini yang cukup bisa membantu kita untuk tau sejarah hehe..Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Lia, cuma sayang banget ya, kalau sejarah Tan Malaka ini cuma kita kenal sebagai salah satu Pahlawan Nasional to. Padahal Beliau seorang yang "Luar Biasa" yang mampu berpikir ORISINIL dan yang lebih penting Ide-Ide Orisinilnya dapat DIPERTAHANKAN, gak kayak generasi sekarang ; Idealisme terkalahkan jika berhadapan dengan DUIT atau KEMAPANAN. #galau mode on :D#
      Salam kenal juga ya :D

      Hapus
  8. i love ur post, keep share^^
    mampir balik ke website kami yaa...
    berbagi pada sesama dengan mengunjungi http://hapeduli.hajarabis.com/

    BalasHapus
  9. nice :)
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks ya kunjungannya & Slam kenal juga :D

      Hapus
  10. Baca postingan ini, saya jadi penasaran sama Tan Malaka mba, seperti saya harus banyak mengetahui sejarah bangsa yang sudah mulai terlupakan, kan malu nanti kalo ketemu sama bule-bule luar, trus kitanya gak ngerti sama bangsa sendiri ya. Nice Share mba :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. @ Stupid monkey : Ya bagus tuh mas kalau sudah punya rasa "PENASARAN" begitu, karena artinya kita punya peluang untuk "TAU" lebih banyak, iya kan ?

      Hapus
    2. iya dong, sekarang malahan udah tau, dapet coklat ga ??? :p

      Hapus
    3. Hahaha boleh, nanti saya kirim via email ya mas hihihi ...

      Hapus
  11. i love ur post, keep share^^
    mampir balik ke website kami yaa...
    berbagi pada sesama dengan mengunjungi http://hapeduli.hajarabis.com/

    BalasHapus
  12. nice :)
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

    BalasHapus

Kunjungan anda adalah harapan bagi saya, tinggalkan jejak anda pada kolom komentar sebagai tanda harapan buat saya. Dan, semoga ini bukan harap-harap cemas :)
Dan diatas semua harapan, saya haturkan terimakasih atas kunjungannya :)

Youth Has No Age

Semangat Muda! Entah karena alasan apa, setiap saya pulang dari arah kebayoran lama ke arah Mayestik, tepatnya entah di sekitar ...