Translator

Jumat, 07 Oktober 2016

"Life is Learning. Don't Forget Happy"



Kurang mengena! Teman saya menghampiri saya sambil mengatakan itu.

Deg!

Saya diam. Kecewa. Tapi itu kenyataan. Dan sebuah tantangan bagi saya. 

Saya baru saja menyelesaikan satu cerpen pendek berjumlah 5 halaman saja, tetapi cerita yang saya buat menurut teman saya, Anis, ceritanya kurang mengena.

Sebenarnya saya sendiri sejak awal kurang suka dengan ceritanya. Kurang asik. Bukan "gue" banget!

Iya bener! Cerita yang saya buat itu kurang 'sreg' di hati saya. Tapi saya paksakan untuk saya tuntaskan, meski akhirnya berbeda dari ide awal.

Waah gimana ya? 

Apa saya masih bisa mengirim cerpen sebanyak 6 halaman di hari ini? 

Sebenarnya cerpen ini seharusnya sudah dikirim seminggu yang lalu. Tepatnya tanggal 30 September 2016. Tapi berhubung workshop menulisnya masih ada satu kali lagi, jadi apa salahnya jika saya mengirim sekarang. Jadi cerpennya bisa dibahas di Writing Workshop Asma Nadia pada minggu tgl. 09 Oktober 2016 nanti. 

Pikir punya pikir, lebih baik saya tahan saja cerita itu. Saya mau cari ilham dulu padahal si Ilham ada di pojokan, gede banget tuh! siapa tau saya dapat ide lain.

Biasanya ide datang justru di saat sudah mepet pet!

Ngarep bisa nyelesaikan satu cerpen dulu! 


Pokoknya : Life is Learning. Don't Forget Happy!


Yippiiii.....




Salam,
Auntie 'eMDi' Dazzling



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kunjungan anda adalah harapan bagi saya, tinggalkan jejak anda pada kolom komentar sebagai tanda harapan buat saya. Dan, semoga ini bukan harap-harap cemas :)
Dan diatas semua harapan, saya haturkan terimakasih atas kunjungannya :)

Youth Has No Age

Semangat Muda! Entah karena alasan apa, setiap saya pulang dari arah kebayoran lama ke arah Mayestik, tepatnya entah di sekitar ...